DZIKIR KETIKA I'TIDAL PAKAI WAWU APA TIDAK

 《513》DZIKIR KETIKA I'TIDAL PAKAI WAWU APA TIDAK


Dalam membaca dzikir ketika i'tidal  yaitu  

"ربنا لك الحمد"  (Robbana lakal hamd).

Apakah boleh menambah huruf wawu yaitu "ربنا و لك الحمد" (Robbana walakal hamd) ?


Jawaban

Boleh, karena baik pakai wawu atau tidak sama2 berasal dari riwayat hadis shoheh.


Referensi


وَمَعْنَى سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ أَيْ أَجَابَ دُعَاءَ مَنْ حَمِدَهُ وَمَعْنَى يَسْمَعُ اللَّهُ لَكُمْ يَسْتَجِبْ دُعَاءَكُمْ قَوْلُهُ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ هَكَذَا هُوَ هُنَا بِلَا وَاوٍ وَفِي غَيْرِ هَذَا الْمَوْضِعِ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ وَقَدْ جَاءَتِ الْأَحَادِيثُ الصَّحِيحَةُ بِإِثْبَاتِ الْوَاوِ وَبِحَذْفِهَا وَكِلَاهُمَا جَاءَتْ بِهِ رِوَايَاتٌ كَثِيرَةٌ وَالْمُخْتَارُ أَنَّهُ عَلَى وَجْهِ الْجَوَازِ وَأَنَّ الْأَمْرَيْنِ جَائِزَانِ وَلَا تَرْجِيحَ لِأَحَدِهِمَا عَلَى الْآخَرِ  

[النووي، شرح النووي على مسلم، ١٢١/٤]


Makna dari lafaz "Sami‘allahu liman hamideh" adalah Allah menjawab doa orang yang memuji-Nya. Adapun makna "yasma‘ullahu lakum" adalah Allah mengabulkan doa kalian.


Lafaz "Rabbana lakalhamd" dalam riwayat ini disebutkan tanpa huruf wawu. Sementara di riwayat lain, terdapat lafaz "Rabbana wa lakalhamd" dengan memakai huruf wawu.


Hadis-hadis sahih telah datang dengan dua versi: ada yang menetapkan wawu dan ada yang membuangnya. Kedua versi tersebut sama-sama terdapat dalam banyak riwayat.


Pendapat yang dipilih adalah bahwa kedua bentuk lafaz itu sama-sama boleh digunakan. Keduanya diperkenankan dan tidak ada yang lebih utama daripada yang lain.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

K.H.R Abdul Karim

Keluarga Aj dudu

Neneng Siti maemunah