HUKUM PANGGILAN HAJI KEPADA ORANG YANG BELUM HAJI
《485》HUKUM PANGGILAN HAJI KEPADA ORANG YANG BELUM HAJI
Bagaimana hukum memanggil pak haji / Ibu hajah kepada orang yang belum pernah melaksanakan ibadah haji?
Jawaban
- Jika panggilan tersebut untuk mengagungkan, maka hukumnya harom sebab termasuk kebohongan.
- Jika maksud panggilan tersebut adalah makna lughowi (haji secara bahasa yaitu menyengaja, dengan arti wahai orang yang bertujuan akan berangkat ke....Seperti berangkat jamaah dan selainnya) maka boleh.
Referensi
(Kitab Hasiyah al-Jamal Syarah Kitab Futuhatul Wahab Juz 2 Hal 371-372)
[الجمل ,حاشية الجمل على شرح المنهج = فتوحات الوهاب بتوضيح شرح منهج الطلاب ,2/371]
هُوَ لُغَةً: الْقَصْدُ، وَشَرْعًا: قَصْدُ الْكَعْبَةِ لِلنُّسُكِ الْآتِي بَيَانُهُ (وَالْعُمْرَةِ) هِيَ لُغَةً: الزِّيَارَةُ. وشرعا : قصد الكعبة للنسك
"HAJI menurut bahasa adalah menyengaja. Menurut istilah syari'at adalah menyengaja mendatangi ka'bah untuk melakukan ritual ibadah haji.
UMROH menurut bahasa adalah ziaroh/berkunjung dan menurut isilah syari'at adalah nenyengaja mendatangi ka'bah untuk melakukan ritual ibadah umroh".
[الجمل ,حاشية الجمل على شرح المنهج = فتوحات الوهاب بتوضيح شرح منهج الطلاب ,2/372]
وَقَعَ السُّؤَالُ عَمَّا يَقَعُ كَثِيرًا فِي مُخَاطَبَاتِ النَّاسِ بَعْضِهِمْ مَعَ بَعْضٍ مِنْ قَوْلِهِمْ لِمَنْ لَمْ يَحُجَّ يَا حَاجُّ فُلَانُ تَعْظِيمًا لَهُ هَلْ هُوَ حَرَامٌ أَوْ لَا، وَالْجَوَابُ عَنْهُ أَنَّ الظَّاهِرَ الْحُرْمَةُ؛ لِأَنَّهُ كَذِبٌ؛ لِأَنَّ مَعْنَى يَا حَاجُّ فُلَانُ يَا مَنْ أَتَى بِالنُّسُكِ عَلَى الْوَجْهِ الْمَخْصُوصِ نَعَمْ إنْ أَرَادَ بِيَا حَاجُّ فُلَانُ الْمَعْنَى اللُّغَوِيَّ وَقَصَدَ بِهِ مَعْنًى صَحِيحًا كَأَنْ أَرَادَ بِيَا حَاجُّ يَا قَاصِدَ التَّوَجُّهِ إلَى كَذَا كَالْجَمَاعَةِ أَوْ غَيْرِهَا فَلَا حُرْمَةَ اهـ. ع ش
"Ada sebuah pertanyaan seputar yang terjadi dikhalayak umum, yaitu mereka saling memanggil kepada orang yang belum melakukan ibadah haji dengan panggilan pak/ibu haji, apakah itu harom atau halal?
Jawaban nya : Secara hukum dohir adalah HAROM sebab termasuk kebohongan, karena panggilah tersebut adalah untuk orang yang telah melaksanakan ibadah haji.
Adapun jika yang dikehendaki orang yang memanggil adalah makna lughowi (haji secara bahasa yaitu menyengaja) dengan maksud arti wahai orang yang bertujuan akan berangkat ke...Seperti berjamaah dan selainnya, maka hal tersebut diperbolehkan".
Komentar
Posting Komentar