KESUNAHAN SAAT MENYEMBELIH HEWAN QURBAN
《482》KESUNAHAN SAAT MENYEMBELIH HEWAN QURBAN
1. Apa saja kesunahan-kesunahan saat menyembelih hewan qur'ban?
2. Kapan disunahkan membaca do'a agar ibadah qurban diterima?
Jawaban
Yang diisunnahkan ketika menyembelih hewan kurban secara mutlak ada lima, bahkan sembilan hal:
1. Membaca basmalah, yaitu dengan mengucapkan "Bismillah" (Dengan nama Allah). Tidak diperbolehkan mengucapkan "Bismillah wa ism Muhammad" (Dengan nama Allah dan nama Muhammad).
2. Bershalawat dan salam kepada Rasulullah SAW sebagai tabarruk (mencari berkah).
3. Menghadapkan hewan kurban ke arah kiblat, yaitu dengan posisi tempat penyembelihan, bukan wajah hewan, agar memungkinkan untuk menghadap kiblat.
4. Bertakbir tiga kali setelah membaca basmalah, seperti yang dikatakan oleh Imam Mawardi.
5. Berdoa agar kurban diterima, dengan mengucapkan "Allahumma hadha minka wa ilayka, taqabbal minni" (Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah dari kami).
6. Mengasah pisau tanpa menghadapkannya ke arah hewan.
7. Menyembelih dengan cepat dan kuat.
8. Menidurkan hewan kurban pada sisi kiri dan mengikat tiga kaki lainnya, kecuali kaki kanan.
9. Mengikat unta (jika yang disembelih adalah unta).
Referensi
(وَيُسْتَحَبُّ عِنْدَ الذَّبْحِ) مُطْلَقًا (خَمْسَةُ) بَلْ تِسْعَةُ (أَشْيَاءَ) الْأَوَّلُ (التَّسْمِيَةُ) بِأَنْ يَقُولَ: بِسْمِ اللَّهِ وَلَا يَجُوزُ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ وَاسْمِ مُحَمَّدٍ. (وَ) الثَّانِي (الصَّلَاةُ) وَالسَّلَامُ (عَلَى) سَيِّدِنَا (رَسُولِ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -) تَبَرُّكًا بِهِمَا. (وَ) الثَّالِثُ (اسْتِقْبَالُ الْقِبْلَةِ بِالذَّبِيحَةِ) أَيْ بِمَذْبَحِهَا فَقَطْ عَلَى الْأَصَحِّ دُونَ وَجْهِهَا لِيُمْكِنَهُ الِاسْتِقْبَالُ أَيْضًا. (وَ) الرَّابِعُ (التَّكْبِيرُ ثَلَاثًا) بَعْدَ التَّسْمِيَةِ كَمَا قَالَهُ الْمَاوَرْدِيُّ. (وَ) الْخَامِسُ (الدُّعَاءُ بِالْقَبُولِ) بِأَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ هَذَا مِنْك وَإِلَيْك فَتَقَبَّلْ مِنِّي وَالسَّادِسُ تَحْدِيدُ الشَّفْرَةِ فِي غَيْرِ مُقَابِلَتِهَا. وَالسَّابِعُ إمْرَارُهَا وَتَحَامُلُ ذَهَابِهَا وَإِيَابِهَا وَالثَّامِنُ إضْجَاعُهَا عَلَى شِقِّهَا الْأَيْسَرِ وَشَدِّ قَوَائِمِهَا الثَّلَاثِ غَيْرَ الرِّجْلِ الْيُمْنَى. وَالتَّاسِعُ عَقْلُ الْإِبِلِ وَقَدْ مَرَّتْ الْإِشَارَةُ إلَى بَعْضِ ذَلِكَ.
[البجيرمي، حاشية البجيرمي على الخطيب = تحفة الحبيب على شرح الخطيب، ٣٣٨/٤]
2. Do'a agar ibadah qurba diterima dibaca ketika menyembelih hewan qurban sebagaimana yang dilakukan baginda nabi Muhammad SAW
Referensi
وَأما الدُّعَاء بِالْقبُولِ فمستحب وَلَفظه اللَّهُمَّ هَذَا مِنْك وَإِلَيْك فَتقبل مني وَمعنى ذَلِك هَذِه نعْمَة وعطية مِنْك سقتها وَتَقَرَّبت بهَا إِلَيْك وَاحْتج لذَلِك بِأَنَّهُ عَلَيْهِ الصَّلَاة وَالسَّلَام قَالَ عِنْد التَّضْحِيَة بذاتك الكبشين اللَّهُمَّ تقبل من محمد وآل محمد والله أعلم
[تقي الدين الحصني، كفاية الأخيار في حل غاية الاختصار، صفحة ٥٣٢]
Artinya
"Adapun doa agar kurban diterima, maka itu disunnahkan. Lafadz doanya adalah: "Allahumma hadha minka wa ilayka, taqabbal minni" (Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah dari kami).
Makna doa ini adalah: "Ini adalah nikmat dan pemberian dari-Mu yang Engkau berikan kepadaku, dan dengan ini aku mendekatkan diri kepada-Mu."
Dalil disunnahkannya doa ini adalah bahwa Nabi SAW ketika menyembelih dua ekor kambing, beliau berdoa: "Allahumma taqabbal min Muhammad wa al-i Muhammad" (Ya Allah, terimalah dari Muhammad dan keluarga Muhammad).
(Seikh Taqiyudin al-Hishni Kifayah al-Akhyar 532)
Komentar
Posting Komentar