MEMBERIKAN DAGING QURBAN KEPADA NON MUSLIM
《527》 MEMBERIKAN DAGING QURBAN KEPADA NON MUSLIM
Apa hukumnya memberikan daging kurban ke non muslim?
Jawaban
Hukum memberikan daging qurban kepada non muslim terdapat perbedaan pendapat dikalangan ulama madzhab Syafi'iyah:
- Menurut pendapat pertama yaitu pendapat al-Mu'tamad (yang dijadikan pijakan hukum) tidak diperbolehkan secara mutlak.
- Menurut pendapat dhoif (lemah) memberikan daging qurban kepada orang non muslim di perbolehkan, akan tetapi untuk qurban sunah bukan qurban wajib (seperti nazar).
Maksud non muslim disini ialah kafir dzimmi (yang tidak memerangi orang islam), adapun untuk kafir harbi (yang memerangi orang islam), maka mutlak tidak diperbolehkan.
Referensi
١. [القليوبي، حاشيتا قليوبي وعميرة، ٢٥٥/٤]
وَلَا يَجُوزُ إطْعَامُ كَافِرٍ مُطْلَقًا سَوَاءٌ الْمُضَحِّي وَغَيْرُهُ.
Artinya: "Dan tidak boleh memberi makan orang kafir dari daging kurban secara mutlak, baik yang memberi itu orang yang berkurban sendiri maupun selainnya."
[Al-Qalyūbī, _Ḥāsyiyatā Qalyūbī wa ‘Amīrah_, 4/255]
٢. [المعتمد في الفقه الشافعي ج ٢ ص ٤٩٠]
يجوز إطعام فقراء المسلمين من الأضحية بالإجماع، ويجوز إطعام فقراء أهل الذمة من أضحية التطوع دون الواجبة.
Artinya: "Boleh memberi makan orang-orang fakir dari kalangan kaum muslimin dengan daging kurban berdasarkan ijmak. Boleh juga memberi makan orang-orang fakir dari kalangan _ahli zimmah_ dengan daging kurban sunah, bukan kurban wajib".
[Al-Mu‘tamad fī al-Fiqh asy-Syāfi‘ī, jilid 2, halaman 490]
٤. [حاشية الرشيدي على النهاية ج ٨ ص ١٤١ المكتبة الشاملة]
(قَوْلُهُ: لَكِنْ فِي الْمَجْمُوعِ أَنَّ مُقْتَضَى الْمَذْهَبِ الْجَوَازُ) أَيْ وَهُوَ ضَعِيفٌ كَمَا يُعْلَمُ مِمَّا يَأْتِي قَرِيبًا فِي الشَّارِحِ.
Artinya: "Perkataan pengarang: “Akan tetapi, dalam Al-Majmu‘ disebutkan bahwa konsekuensi mazhab adalah boleh” maksudnya pendapat tersebut _ḍa‘īf_ atau lemah, sebagaimana dapat diketahui dari penjelasan yang akan datang sebentar lagi dalam kitab _Syarh_.
[_Ḥāsyiyah ar-Rasyīdī ‘alā an-Nihāyah_, jilid 8, halaman 141, Al-Maktabah asy-Syāmiah]
[حاشية البيجوري ج ٢ ص ٦١١ الدار العالمية]
ووقع في المجموع جواز إطعام فقراء أهل الذمة من أضحية التطوع دون الواجبة وتعجب الأذرعي، فالحق أنه لا يجوز إطعام الذميين من الأضحية مطلقا لا تصدقوا ولا إهداء..كما قاله الشيخ الشبراملسي وهو المعتمد.
Artinya: "Dalam kitab Al-Majmu‘ disebutkan bolehnya memberi makan orang-orang fakir dari kalangan ahli zimmah dengan daging kurban sunah, bukan kurban wajib. Al-Azra‘i pun merasa heran dengan pendapat tersebut. Maka, yang benar adalah tidak boleh memberi makan kepada orang-orang zimmi dari daging kurban secara mutlak, baik dalam bentuk sedekah maupun hadiah, sebagaimana yang dikatakan oleh Syekh Asy-Syabramallisi. Dan inilah pendapat yang _mu‘tamad_.
[_Ḥāsyiyah al-Baijūrī_, jilid 2, halaman 611, Ad-Dār al-‘Ālamiyyah]
Komentar
Posting Komentar